IMG-LOGO
Sorot Peristiwa

Forum Peduli Sungai Ciputat Gelar Susur Sungai, Soroti Dugaan Penyebab Banjir di Tangsel

by Admin - 25 May 2026 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Forum Peduli Sungai Ciputat resmi menggelar langkah awal pemetaan persoalan banjir melalui kegiatan “Susur Sungai Ciputat Tahap 1” yang akan dilaksanakan pada Minggu, 31 Mei 2026. Kegiatan ini muncul sebagai respons atas banjir yang terus melanda sejumlah kawasan di Ciputat dan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Ketua Forum Peduli Sungai Ciputat, Akhmad Mutakin mengatakan, banjir kini tidak hanya terjadi saat hujan deras dengan durasi panjang, tetapi juga saat hujan dengan intensitas sedang hingga ringan.

“Warga di Perumahan Payung Mas, Asrama Polisi Udara, Pondok Hijau dan Inhutani saat ini dilanda kecemasan karena banjir bisa datang kapan saja. Bahkan ketika hujan tidak terlalu deras,” ujar Akhmad Mutakin dalam siaran persnya di Ciputat, Minggu (25/5/2026).

Menurutnya, pembenahan drainase yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sejatinya menjadi langkah positif. Namun, kondisi Sungai Ciputat yang mengalami pendangkalan, penyempitan, hingga penggunaan lahan yang tidak sesuai peruntukan diduga membuat aliran air tidak mampu tertampung dengan baik.

“Tidak dapat dicegah jika kemudian muncul asumsi di masyarakat bahwa ada yang salah dengan Sungai Ciputat yang menjadi urat nadi Tangerang Selatan,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan tanggul dan pemasangan pompa memang membantu mengurangi dampak banjir, namun belum menjadi solusi menyeluruh. Kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi juga membuat potensi banjir semakin tinggi.

Berangkat dari kondisi tersebut, warga bersama sejumlah elemen masyarakat membentuk Forum Peduli Sungai Ciputat sebagai wadah kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mencari solusi banjir.

“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton dan objek proyek. Kami ingin turut membantu pemerintah dan masyarakat mencari solusi agar dampak banjir bisa diminimalkan,” ujar Akhmad.

Kegiatan Susur Sungai Ciputat Tahap 1 akan melibatkan berbagai komunitas dan relawan, di antaranya Forum Potensi Tangsel, Muhammadiyah Disaster Management Center Tangsel, Disaster Response BAZNAS Tangsel, Ikatan Alumni UMJ, Stacia, Oi Crisis Center, KMPLHK Ranita UIN Jakarta, LKBHMI, KPA Whidarsa STIKes Widya Dharma Husada Pamulang, Civitas dan Alumni STIE Ganesha Ciputat, serta Sahabat Yatim.

Hingga 24 Mei 2026, tercatat sebanyak 66 peserta telah mendaftar dan diperkirakan jumlah partisipan mencapai sekitar 100 orang sebelum pelaksanaan kegiatan. Para peserta nantinya dibagi menjadi lima tim kecil untuk melakukan penyusuran jalur sungai dan daratan secara simultan dari kawasan Universitas Terbuka hingga Graha Hijau.

Selain memetakan titik penyempitan dan pendangkalan sungai, forum juga akan mengkonfirmasi dugaan hilangnya aliran Sungai Ciputat sepanjang sekitar 100 meter di kawasan Bintaro Exchange menuju Pondok Aren yang sebelumnya ramai menjadi perhatian publik.

“Kebenaran informasi terkait hilangnya aliran sungai akan kami sampaikan kepada publik setelah kegiatan susur sungai selesai dilakukan,” kata Akhmad Mutakin.

Hasil temuan dari kegiatan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menyusun kebijakan lingkungan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Forum Peduli Sungai Ciputat akan memposisikan diri sebagai partner diskusi dan kolaborasi aksi yang seimbang bersama pemerintah daerah,” tutupnya.

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected