Sorottajam.com - Kondisi keamanan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nampaknya sedang darurat. Pasalnya, dalam dua bulan terakhir dari mulai kekerasan seksual sampai penculikan terhadap anak terjadi di Kota dengan moto Cerdas, Modern, Religius (Cmore) itu.
Terkahir, penculikan anak kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang siswi berinisial ANA (9) yang bersekolah Dasar (SD) 01 Serua Indah, Kecamatan Ciputat. Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Senin (23/9/2024) setelah pulang les.
Menurut pengakuan ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Serua Indah, korban ditemukan di sekitar SMP Negeri 23 dalam kondisi lemas. Saat ini korban tengah mengalami trauma dan membutuhkan pendampingan psikologis.
Ketua RT menjelaskan, modus yang dilancarkan pelaku kurang lebih sama dengan kasus penculikan sebelumnya, yaitu memberitahu korban bahwa ada keluarganya yang sakit.
"Anak itu diikuti oleh pelaku yang menggunakan motor. Diiming-imingi bahwa ibunya kecelakaan, lalu diajak berjalan ke arah Pamulang. Setelah itu, korban ditinggalkan dan pelaku melarikan diri," ujar Ketua RT.
Dari modus yang dilancarkan pelaku, terdapat kemungkinan bahwa predator anak tersebut. merupakan orang atau komplotan yang sama dengan kasus yang menimpa siswi SD di Jombang dan Kedaung.
Sementara itu, kepala UPTD PPA Kota Tangsel, Tri Purwanto mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke polres Tangsel dengan dugaan kasus penculikan anak.
Menurut Tri, saat ini pihaknya belum dapat memastikan dugaan lain karena korban belum divisum. “Kami belum tahu banyak karena korban belum divisum. Makanya, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polres dan hari ini akan dilakukan visum,” pungkasnya. (Ihy)