IMG-LOGO
Sorot Pemerintahan

Fokus Edukasi dan Dukungan Sosial, Tangsel Perkuat Upaya Penanganan HIV/AIDS

by Admin - 12 May 2026 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Upaya penanganan HIV/AIDS di Kota Tangerang Selatan tidak hanya difokuskan pada layanan kesehatan, tetapi juga diperluas ke aspek edukasi dan penguatan dukungan sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menilai bahwa keberhasilan menekan penyebaran HIV/AIDS sangat bergantung pada pemahaman publik yang benar serta lingkungan yang bebas dari stigma. Karena itu, pendekatan yang dilakukan kini semakin menitikberatkan pada perubahan pola pikir masyarakat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa membangun kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menghadapi HIV/AIDS. Menurutnya, masyarakat perlu melihat persoalan ini secara lebih luas, tidak hanya dari sisi medis semata.

“HIV/AIDS harus dipahami sebagai isu bersama. Ketika masyarakat memiliki pemahaman yang benar, maka upaya pencegahan akan jauh lebih efektif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran lingkungan sosial dalam mendukung keberhasilan penanganan HIV/AIDS. “Dukungan dari keluarga, teman, dan masyarakat sekitar sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis ODHA. Ini yang sering kali luput dari perhatian,” tambahnya.

Dalam praktiknya, Pemkot Tangsel terus memperluas jangkauan edukasi dengan menyasar berbagai lapisan, termasuk pelajar dan kelompok usia produktif. Program ini diharapkan mampu membentuk perilaku hidup sehat sekaligus mendorong deteksi dini melalui pemeriksaan secara sukarela.

“Edukasi ini bukan hanya soal informasi, tetapi bagaimana membangun kesadaran untuk menjaga diri dan tidak melakukan perilaku berisiko,” jelas Benyamin.

Selain edukasi, perhatian juga diberikan pada penguatan sistem pendampingan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Pendekatan ini bertujuan agar ODHA tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga dukungan moral dan sosial untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap ODHA mendapatkan layanan yang layak tanpa diskriminasi. Mereka berhak hidup sehat, produktif, dan diterima di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pemkot juga aktif melibatkan berbagai elemen, mulai dari komunitas hingga lembaga pendidikan, guna menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan kampanye sekaligus menghapus stigma yang masih kerap muncul di masyarakat.

“Kalau semua pihak bergerak bersama, hasilnya akan jauh lebih terasa. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” tutup Benyamin.

Melalui strategi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap penanganan HIV/AIDS dapat berjalan lebih menyeluruh—tidak hanya menekan angka penyebaran, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup para penyintasnya.

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected