Sorottajam.com - Permasalahan Sampah di Kota Tangerang Selatan nampaknya tak pernah selesai. Berbagai macam klaim terkait kepemilikan teknologi canggih pengelolaan sampah di Kota tersebut rupanya hanya retorika belaka.
Kerjasama yang dibangun dengan Daerah lain pun untuk pembuangan sampah tak pernah berjalan mulus.
Setelah selesai kerjasama dengan Pemkot Serang, kini Pemerintah Tangsel nampak kebingungan mencari Daerah mana saja yang bisa diajak kerjasama untuk pembuangan sampah.
Memang, siapa yang mau wilayahnya dikotori dengan sampah. Terakhir, Pemkot Tangsel hendak menjalin kerjasama dengan Rumpin, Bogor. Namun sayang, warga sekitar menolaknya dengan menggelar aksi dan membawa spanduk 'sampah tetaplah sampah'.
Akibatnya, truk-truk muatan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel berjejer parkir di pinggi Jalan Raya Serpong, sehingga mengganggu warga sekitar dan pengendara.
"Bau banget haduh. Ini ngapain parkir di pinggir Jalan tinggal buang aja padahal," ujar salah satu pengendara sepeda motor, Halim, saat dikonfirmasi, Jumat (7/6/2024).
Seperti diketahui, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang Tangsel saat ini sudah Overload. Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan pun pernah mengatakan bahwa TPA tersebut saat ini sudah tidak menerima sampah namun hanya mengelola.
Statemen orang nomor dua di Tangsel tersebut sepertinya tidak konsisten. Pasalnya, saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Kebersihan DLH Tangsel, TB Apriliadi mengatakan, truk muatan sampah yang terparkir di pinggir Jalan itu akan memasuki TPA Cipeucang untuk membuang Sampah.
"Ya dibuanh di Cipeucang bro, mau dimana lagi. Itu (parkir) karena masih antre," ujar Apriliadi, saat dikonfirmasi via telpon Whatsapp.
Saat hendak ditanya terkait kelanjutan kerjasama pembuangan sampah dengan Daerah-Daerah lain, mantan Lurah Pisangan, Ciputat Timur itu tidak menanggapinya. (Ihy)