Sorottajam.com - Kepadatan lalu lintas di Jalan Ir H Juanda, Ciputat, kembali berujung tragedi. Seorang perempuan pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan bus di depan Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Ruas nasional penghubung Pamulang–Lebak Bulus itu memang dikenal padat, terutama pada malam hari. Saat kejadian, arus kendaraan dilaporkan melambat karena tingginya volume lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban yang mengendarai Honda Beat hitam diduga berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun nahas, dari arah belakang melaju sebuah bus hingga terjadi benturan keras.
Korban terjatuh ke badan jalan dan dalam hitungan detik terlindas. Luka parah yang dialaminya membuat nyawanya tak tertolong di lokasi kejadian.
Salah seorang warga Ciputat, Okan (41), mengaku mendengar suara benturan cukup keras sebelum melihat korban sudah tergeletak di jalan.
“Tadi terdengar suara keras, seperti tabrakan. Pas saya lihat sudah ramai, korban sudah di jalan,” kata Okan di lokasi.
Ia menyebut korban diduga merupakan warga Kedaung dan telah berkeluarga.
“Informasinya warga Kedaung, punya empat anak. Langsung dibawa ke RS Fatmawati,” ujarnya.
Warga lain yang berada di sekitar lokasi juga menyebut ruas tersebut kerap terjadi kecelakaan karena padatnya kendaraan besar.
“Kalau malam memang padat. Motor sering ambil celah, bus dan truk juga banyak. Sudah beberapa kali kejadian di sini,” ucap seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke RS Fatmawati. Sopir bus diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami kronologi pasti kecelakaan tersebut dan belum merilis identitas lengkap korban secara resmi.
Tragedi ini kembali menjadi pengingat bahwa Jalan Juanda termasuk titik rawan kecelakaan, terutama saat arus lalu lintas padat dan kendaraan besar berbagi ruang dengan sepeda motor dalam kondisi minim jarak aman.