Sorottajam.com - Gedung City Galer yang terletak di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kondisi terkini sangat memprihatinkan.
Gedung yang menjadi kebanggan Pemkot Tangsel itu kini nampak tak terawat. Kotoran dan debu menyelimuti tembok-tembok beton bangunan tersebut. Tak sedikit sampah yang berserakan di setiap lantai.
Salain itu, galeri-galeri foto tak terpasang, dan berdebu. Nampak lantainya pun sangat kotor. Lalu, terdapat beberapa handle pintu yang terlepas.
Berdasarkan penelusuran google, gedung menara pandang atau City galeri Kota Tangsel sudah tutup permanen. Belum ada informasi, apakah gedung tersebut akan mendapatkan perawatan atau dibiarkan begitu saja.
Seperti diketahui, gedung City Galeri dibangun oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) pada 2017 lalu dengan menelan anggaran sekitar 30 Miliar.
Gedung tersebut telah diresmikan oleh Walikota Tangsel Airin Rachmy Diany pada Senin (7/12/2020) silam. Mulanya, gedung 11 lantai tersebut menjadi ikon destinasi wisata dan terbuka untuk masyarakat yang ingin mengunjunginya.
Gedung City Gallery terdiri dari lima lantai. Lantai pertama berisi overview Kota Tangsel. Lantai kedua berisi sejarah Kota Tangsel. Lantai tiga berisi pencapaian hasil-hasil masa kini. Kemudian lantai empat berisi rencana dan masa depan Kota Tangsel ke depan, dan lantai lima berisi galeri foto Tangsel.
Kemudian bangunan Menara Pandang terdiri dari 13 lantai. Pada bagian terdapat ground yaitu di lantai 11 dan 12 yang bisa digunakan untuk melihat sky line dan pembangunan Kota Tangsel. Pada rooftop lantai 13 bisa melihat Kota Tangsel pada ruang terbuka.
Namun nampaknya, gedung tersebut gagal untuk menjadi destinasi wisata. Masyarakat tidak banyak yang mengetahui menara pandang itu, sehingga tidak banyak yang mengunjunginya.
Saat dikonfirmasi terkait perawatan gedung itu, Kepala Bidang Pembangunan pada DCKTR Kota Tangsel Ihtiyan Hermansyah mengatakan, pihaknya sudah tidak menangani gedung tersebut karena sudah diserah terimakan ke Sekretariat Daerah.
"Bangunan sudah di serah terimakan ke Setda. Terkait pembersihan nanti dari sana," ujar Herman saat dikonfirmasi, Senin (27/5/2024).
Pihaknya juga, kata Herman, menunggu arahan dari Setda apabila ada instruksi untuk memperbaiki gedung tersebut.
"Kalau ada perbaikan nanti kami menunggu informasi dari sana jika ada kerusakan dan lain-lain," ungkapnya. (Ihy)