IMG-LOGO
Sorot Peristiwa

Pemkot Tangsel Kawal Rujukan Korban Ledakan Pasar Cimanggis, Pasien Luka Bakar 82 Persen Jadi Perhatian

by Admin - 16 Oct 2026 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya memastikan seluruh korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan. Salah satu prioritasnya adalah pasien yang mengalami luka bakar hingga 82 persen dan membutuhkan perawatan khusus.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pemerintah daerah tengah mengupayakan pemindahan pasien tersebut ke rumah sakit yang memiliki fasilitas memadai untuk menangani luka bakar berat.

Upaya rujukan dilakukan melalui koordinasi Dinas Kesehatan dan RSU Kota Tangsel. Sejumlah rumah sakit yang menjadi pertimbangan antara lain RSUP Fatmawati, RSPAD Gatot Soebroto, dan RS Pertamina.

Namun, proses pemindahan pasien masih menunggu kepastian kesiapan rumah sakit tujuan agar penanganan dapat dilakukan secara optimal.

“Kami sedang menunggu kepastian rujukan. Mudah-mudahan sesegera mungkin bisa dipindahkan. Apabila di sana memungkinkan, kita segera mengirim pasien untuk dilakukan penindakan,” ujar Pilar saat menjenguk korban di RSU Kota Tangsel, Kamis (15/10/2026) malam.

Menurut Pilar, tingkat keparahan luka yang dialami korban membuat penanganan lanjutan menjadi hal penting. Selain perawatan intensif, tindakan medis seperti bedah plastik juga berpotensi diperlukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

Sementara itu, korban yang mengalami luka ringan diharapkan dapat segera kembali ke rumah setelah dinyatakan cukup sehat oleh tim medis.

Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel tidak hanya berfokus pada penanganan medis, tetapi juga memastikan biaya pengobatan para korban dapat ditangani melalui skema jaminan kesehatan yang tersedia.

Pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk membantu korban memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan agar keluarga korban tidak terbebani biaya perawatan selama proses pemulihan.

“Kami dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengawal korban yang sekarang sedang dirawat supaya bisa segera ditangani dan pulih. Kami juga mengawal agar semua korban luka bisa mendapatkan penanganan secara maksimal dan gratis, sehingga tidak membebani biaya bagi keluarga,” kata Pilar.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa ledakan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) malam tersebut. Insiden itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sementara sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka, termasuk korban dengan kondisi luka berat.

Pemkot Tangsel memastikan pemantauan terhadap kondisi para korban akan terus dilakukan. Koordinasi dengan rumah sakit juga dilanjutkan untuk mendukung kebutuhan perawatan, termasuk memastikan proses rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected