IMG-LOGO
Sorot Teknologi

Rahasia di Balik CoComelon Cs, Moonbug Kini Pakai Pendekatan Ilmiah

by Admin - 11 Apr 2026 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Perusahaan hiburan anak Moonbug Entertainment mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tayangan prasekolahnya dengan mengintegrasikan riset perkembangan anak ke dalam proses produksi kreatif.

Studio di balik serial populer seperti CoComelon, Blippi, Little Angel, dan The Melon Patch ini menjalin kemitraan dengan Center for Scholars and Storytellers (CSS), sebuah lembaga nirlaba yang berfokus menjembatani dunia akademik dengan industri hiburan.

Kolaborasi ini menandai perubahan pendekatan Moonbug, dari sekadar menghadirkan tontonan menarik menjadi konten yang secara aktif dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Pendiri sekaligus CEO CSS, Yalda T. Uhls, menegaskan bahwa tidak semua video anak memberikan manfaat yang sama. Menurutnya, anak memang bisa belajar dari konten digital, namun efektivitasnya sangat bergantung pada bagaimana konten tersebut dirancang.

“Fokus kami adalah memastikan penceritaan selaras dengan prinsip perkembangan anak, sehingga tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik secara optimal,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, CSS telah merumuskan empat prinsip pembelajaran utama berdasarkan penelitian yang dilakukan sejak 2023. Prinsip tersebut akan menjadi fondasi dalam seluruh produksi Moonbug ke depan, mulai dari perencanaan cerita hingga tahap evaluasi akhir.

Tak hanya berhenti pada konsep, tim CSS kini terlibat langsung dalam proses kreatif. Mereka membantu menentukan tujuan pembelajaran di setiap musim tayangan, termasuk aspek keterampilan hidup, sosial-emosional, hingga kemampuan kognitif anak. Selain itu, mereka juga turut meninjau naskah dan versi awal episode untuk memastikan pesan yang disampaikan tepat sasaran dan sesuai usia.

Hasil riset dan panduan tersebut rencananya akan dipublikasikan secara luas pada akhir musim semi. Dengan begitu, bukan hanya Moonbug yang mendapat manfaat, tetapi juga kreator konten anak lainnya serta para orang tua yang ingin lebih selektif dalam memilih tontonan bagi anak.

Langkah ini menunjukkan bahwa industri konten anak mulai bergerak ke arah yang lebih bertanggung jawab, dengan menggabungkan hiburan dan pendekatan ilmiah demi mendukung perkembangan generasi masa depan.

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected