IMG-LOGO
Sorot Ekonomi & Bisnis

Heboh, Muhammadiyah Tarik Aset Dana dari Bank BSI, Perkiraan Total Mencapai Rp 13 Triliun

by Admin - 11 Jun 2024 1 Views
IMG

Sorottajam.com - Berita menghebohkan datang dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar kedua, yaitu Muhammadiyah. Pasalnya organisasi non profit itu menarik aset dananya dari Bank Syariah Indonesia (BSI). 

Yang bikin tercengang lagi, dana Ormas besutan Kh. Ahmad Dahlan yang disimpan di BSI itu terbilang fantastis, yaitu mencapai Rp.13 triliun. 

Hal ini membuat masyarakat takjub. Bagaimana tidak, ormas Muhammadiyah yang juga sama seperti Ormas Islam lain semisal Nahdlatul Ulama (NU), Sarekat Islam, Persatuan Islam (Persis), dan lain-lain, ternyata menyimpan aset yang sangat besar. 

Untuk diketahui, penarikan atu pengalihan dana itu tertuang dalam Memo Muhammadiyah Nomor 320/1.0/A/2024 tentang Konsolidasi Dana yang dikeluarkan pada 30 Mei 2024. 

Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Anwar Abbas, pengalihan dana ini dilakukan agar meminimalkan persaingan antara bank-bank syariah lainnya.

Pasalnya, selama ini pusat penyimpanan dana ormas tersebut terlalu terpusat di BSI, sedangkan di bank lain masih terbilang sedikit. Hal inilah yang dapat menimbulkan risiko konsentrasi (concentration risk) dan bisnis.

"Bila hal ini terus berlangsung, maka tentu persaingan di antara perbankan syariah yang ada tidak akan sehat dan itu tentu jelas tidak kita inginkan," kata Anwar dikutip dari detikfinance, Selasa (11/6/2024).

Sementara itu, Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan pihaknya terus berkomitmen untuk selalu melayani dan mengembangkan ekonomi umat dengan berkolaborasi bersama mitra strategis dan pemangku kepentingan. 

Selain itu, dia juga menyebut BSI terus berupaya untuk memenuhi ekspektasi seluruh pemangku kepentingan dengan prinsip adil, seimbang, dan bermanfaat sesuai dengan syariat Islam.

"Terkait pengalihan dana oleh PP Muhammadiyah, BSI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dan siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam upaya mengembangkan berbagai sektor ekonomi umat. Terlebih bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung ekonomi bangsa," kata Wisnu. 

Wisnu menyebut BSI terus berkomitmen menjadi lembaga perbankan yang melayani semua kalangan masyarakat, baik institusi maupun perorangan dan memberikan pelayanan terbaik sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Indonesia.

"Kami akan terus berupaya menjadi bank yang modern dan inklusif dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah," pungkasnya. (Ihy) 

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected