Sorottajam.com - Sekolah Al Azhar BSD menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Iduladha dengan melibatkan siswa, orang tua murid, guru, hingga seluruh pegawai sekolah.
Tahun ini, panitia kurban menyembelih sebanyak 13 ekor sapi dan 145 ekor kambing yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar.
Ketua Harian Sekolah Al Azhar BSD, Nur Khoirudin mengatakan, kegiatan kurban bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan kepedulian sosial bagi para siswa.
“Kurban adalah perintah Allah dan bagian dari ajaran agama yang harus diimplementasikan. Selain ibadah vertikal kepada Tuhan, kurban juga memiliki nilai sosial atau horizontal kepada sesama,” ujar Nur Khoirudin saat ditemui di lokasi penyembelihan hewan kurban.
Ia menjelaskan, semangat berkurban di Al Azhar BSD juga bertujuan meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tentang keikhlasan serta ketaatan kepada Allah SWT.
“Anak-anak kami dilatih untuk belajar berkorban sejak dini. Kalau belum mampu berkurban sendiri, mereka bisa melalui tabungan kurban yang dikumpulkan bersama,” katanya.
Program tabungan kurban tersebut dimulai sejak setelah Idulfitri. Para siswa menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk dikumpulkan menjadi hewan kurban secara kolektif.
“Tidak harus besar. Ada yang menyisihkan Rp10 ribu, Rp25 ribu, bahkan lebih. Yang penting mereka belajar ikhlas dan memahami makna berkurban,” jelasnya.
Selain berasal dari tabungan siswa dan partisipasi orang tua murid, sebagian hewan kurban juga berasal dari keuntungan kegiatan sekolah seperti pentas seni dan organisasi siswa.
Nur Khoirudin menambahkan, distribusi hewan kurban diprioritaskan untuk masyarakat sekitar sekolah, termasuk wilayah Kelurahan Lengkong dan Lengkong Gudang yang rutin menerima bantuan sapi kurban setiap tahunnya.
“Kami ingin memberikan dampak terlebih dahulu kepada lingkungan sekitar sekolah. Karena itu masyarakat sekitar menjadi prioritas penerima manfaat,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, seluruh guru dan pegawai sekolah turut dilibatkan sebagai panitia kurban. Bahkan, setiap guru juga mendapatkan pembagian daging kurban untuk dibagikan kembali kepada tetangga atau masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kami ingin momentum ini menjadi ajang kebersamaan dan kolaborasi seluruh keluarga besar Al Azhar BSD,” tutupnya.