Sorottajam.com - Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut bahwa untuk membangun Mass Rapid Transit (MRT) sampai ke Kotanya itu tidak akan cukup hanya dengan mengandalkan APBD.
Oleh karenanya, dirinya menginginkan kerja sama dengan pihak ketiga, dalam hal ini dengan PT.MRT itu sendiri juga dengan pengembangan perumahan yang ada di Kota Tangsel.
"Maka kami menggandeng PT MRT, kami menggandeng para pengembang yang ada di Kota Tangsel untuk bersama-sama membangun MRT sampai ke Tangerang Selatan termasuk di dalamnya juga LRT kita dorong. Pendanaannya bukan lagi APBD tetapi investasi pihak ketiga," ujar Benyamin, dikutip dari CNBC, Minggu (16/6/2024).
Tak hanya MRT, Mantan wakil walikota Tangsel itu berharap pembangunan Light Rail Transit (LRT) juga bisa tembus sampai ke Daerah penyangga Ibu Kota itu.
Hal itu menurutnya sangat penting. Mengingat, kata dia, Kota Tangsel yang menjadi penghubung ke Kota-kota besar, sehingga banyak kendaraan yang memadati Jalan.
Dia berharap, dengan terealisasinya dua mega proyek itu bisa mengurai kemacetan. Dan masyarakat bisa beralih dari moda transportasi pribadi ke moda transportasi umum.
Benyamin pun berharap, MRT yang saat ini masih berhenti di Lebak Bulus itu bisa tersambung ke Tangsel pada 2027 mendatang.
Pemkot Tangsel terus melakukan berbagai upaya agar kedua proyek ini segera dieksekusi. Benyamin pun berharap ada support dari Pemprov Banten untuk memberikan kebijakan-kebijakan untuk mempercepat pembangunan kedua proyek itu.
"Saya berhatap ada bantuan juga dengan Pemprov Banten terhadap kebijakan-kebijakan yang bisa dielaborasi ke kita dengan kaitan MRT ini, termasuk kaitan dengan Kemenhub, alhamdulillah kami sudah saling berkomunikasi dan mereka support kita mereka juga memahami anggaran Pemda," pungkasnya.
Berikut Rencana LRT Jakarta Tembus Tangsel
Fase 1: LRT Lebak Bulus - Pondok Cabe
Fase 2: LRT Cisauk - Serpong
Fase 3: LRT Pamulang - Rawa Buntu (Ihy)