IMG-LOGO
Sorot Pemerintahan

Gelontorkan Rp 2.700 Triliun untuk Lawan Krisis Iklim, Arab Saudi Tanam 10 Miliar Pohon di Gurun

by Admin - 20 Jun 2025 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Arab Saudi sedang melakukan transformasi besar dalam upaya menyelamatkan lingkungan melalui program ambisius bernama Saudi Green Initiative (SGI).

Dalam inisiatif ini, kerajaan menargetkan menanam 10 miliar pohon di wilayah gurun yang tandus dan luasnya mencapai lebih dari 74 juta hektar.

Tak tanggung-tanggung, pemerintah Arab Saudi menggelontorkan dana sebesar 180 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp 2.700 triliun, untuk mendukung program ini.

SGI menjadi tonggak penting dalam visi jangka panjang negara yang tertuang dalam Saudi Vision 2030, yakni mengurangi ketergantungan pada minyak dan mempercepat transisi menuju energi terbarukan.

Tujuan Lingkungan dan Sosial yang Ambisius

Penanaman pohon dalam jumlah masif ini bukan hanya sekadar aksi simbolik, tetapi bertujuan untuk Merehabilitasi lahan terdegradasi, Mengurangi dampak perubahan iklim, Meningkatkan kualitas udara, Menekan frekuensi badai pasir, dan Memulihkan fungsi ekologi penting.

Selain dampak ekologis, proyek ini juga diproyeksikan akan membuka lapangan kerja baru di sektor penghijauan, pertanian berkelanjutan, dan teknologi lingkungan.

Capaian Awal: 95 Juta Pohon Telah Ditanam

Sejak diluncurkan pada tahun 2021, SGI telah mencatat kemajuan signifikan. Lebih dari 95 juta pohon telah ditanam di berbagai wilayah, dengan area lahan yang berhasil direhabilitasi mencapai ratusan ribu hektar.

Pemerintah bekerja sama dengan sektor swasta, organisasi lingkungan, dan komunitas lokal untuk mempercepat capaian target tersebut.

Solusi Hijau di Tengah Tantangan Gurun

Tantangan utama dari proyek ini adalah kondisi geografis Arab Saudi yang kering dan panas.

Namun, dengan penggunaan teknologi irigasi pintar, pohon-pohon yang ditanam dipilih secara khusus agar tahan terhadap kekeringan dan mampu tumbuh di tanah berpasir.

Program SGI juga diharapkan dapat menurunkan suhu di pusat-pusat kota, yang kini kian panas akibat urbanisasi dan perubahan iklim.

Penurunan emisi karbon dalam jangka panjang juga menjadi fokus utama untuk mendukung target net-zero emission pada tahun-tahun mendatang. (Ihy)

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected