Sorottajam.com - Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menembus angka 201 kasus per tanggal 1 Januari sampi 27 Februari 2024.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel, jumlah tersebut ada kenaikan dibanding tahun lalu per bulan Januari sampai Februari yang menyentuh angka 86 kasus.
Dari 201 kasus tersebut berdasarkan akumulasi dari semua Kecamatan, dimana Kecamatan Serpong paling banyak, yaitu 40 kasus.
Sementara Kecamatan Pamulang 36, Serpong Utara 29, Pondok Aren 27, Ciputat Timur 24, Setu 23, dan Kecamatan Ciputat 22 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar mengatakan, dari semua kasus DBD tersebut baik di tahun lalu maupun sekarang tidak ada kasus kematian.
Alin melanjutkan, berdasarkan data dan analisa 5 tahun terakhir di Kota Tangerang Selatan trend kasus DBD akan mengalami peningkatan kasus di bulan Desember, Januari, Februari, Maret sampai dengan bulan april seiring dengan musim hujan.
"Untuk upaya pengendalian program DBD di kota Tangsel sendiri meliputi pencegahan dan pemutusan matarantai penularan, untuk pencegahan Dinas Kesehatan sudah melakukan upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3 M plus dengan program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dan untuk pemutusan mata rantai penularan dengan cara melakukan penyemprotan fogging untuk wilayah yang terjadi penularan kasus DBD berdasarkan Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas puskesmas di bantu dengan koordinator jumantik di tiap-tiap wilayah," papar Alin di Pamulang, Kamis (29/2/2024).
Alin juga mengimbau, seluruh Masyarakat untuk antisipasi atau mengendalikan DBD dengan melakukan upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3 M plus diantaranya menguras, menutup dan mendaur ulang, serta menghindari gigitan nyamuk dan partisipasi masyarakat dalam Gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J) dirumahnya masing-masing minimal 1 (satu) minggu sekali.
Alin menjelaskan, DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus atau infeksi virus akut yang disebabkan virus dengue (pedoman DBD 2013).
Gejala DBD antara lain hari 1-3 fase demam mendadak tinggi disertai berbagai gejala yang muncul, hari 4-5 merupakan fase kritis demam turun, hari 6-7 fase penyembuhan demam kembali tinggi sebagai reaksi dari kesembuhan.
Apabila mengalami gejala tersebut segera periksakan segera ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Jikalau mengalami gejala syok yang di tandai dengan kaki, tangan dingin kulit lembab dan tampak gelisah agar segera bawa ke fasilitas pelayanan Kesehatan untuk mendapatkan penanganan. (Ihy)