Sorottajam.com - Dinas Pendidikan Kota Surabaya berencana memasukkan permainan digital Mobile Legends ke dalam kurikulum sekolah sebagai bagian dari metode pembelajaran baru yang lebih adaptif dan menyenangkan bagi siswa.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk memodernisasi sistem pendidikan.
Baca Juga: SPMB SMP Negeri Tangsel 2025 Resmi Dibuka 24 Juni, Simak Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Tri Endang Kustianingsih, menjelaskan bahwa permainan digital kini tak hanya dianggap sebagai hiburan, tetapi juga memiliki potensi sebagai media pembelajaran.
Untuk itu, pemerintah kota akan bekerja sama dengan pengembang game Moonton dalam menyelenggarakan pelatihan bagi para guru.
"Permainan seperti Mobile Legends bisa menjadi sarana edukatif jika dimanfaatkan dengan pendekatan yang tepat. Guru harus mampu mengenalkan game-game edukatif dan membangun metode belajar yang sesuai dengan perkembangan zaman," ujar Tri, Selasa (20/5/2025).
Baca Juga: Prospek Kerja Menjanjikan di Jurusan Pertambangan, Segini Biaya yang Harus Dikeluarkan
Tri juga menambahkan bahwa kurikulum baru ke depan akan memuat materi seperti kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman (coding), sehingga sekolah perlu melakukan penyesuaian terhadap pola pembelajaran yang selama ini diterapkan.
"Target kami mulai diterapkan di tahun ajaran baru. Para guru akan dibekali pelatihan agar bisa menyusun strategi pembelajaran yang kreatif, termasuk bagaimana menggunakan unsur game sebagai bagian dari proses belajar-mengajar," pungkasnya. (Ihy)