Sorottajam.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi menggulirkan program pembinaan bagi siswa yang dianggap bermasalah di lingkungan sekolah, bekerja sama dengan Kodim 0608 dan Yonif Raider 300/Brajawijaya.
Program ini mencakup siswa yang terlibat tawuran, kecanduan gim, hingga yang berperilaku "melambai" atau terindikasi sebagai LGBT.
Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin dan moralitas pelajar. Nota kesepahaman telah ditandatangani bersama pihak TNI dan akan mulai diberlakukan pekan depan.
“Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, kita akan lakukan pembinaan terhadap para siswa. Tadi sudah MoU (dengan TNI),” ujar Wahyu usai menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Pendopo Cianjur, Jumat (2/5/2025).
Meski belum dijelaskan secara rinci metode pembinaan yang akan diterapkan, para siswa akan dikirim ke barak militer untuk menjalani pelatihan disiplin. Pemerintah mengklaim bahwa program ini bertujuan membentuk karakter dan mencegah perilaku menyimpang di kalangan pelajar. (Ihy)