Sorottajam.com - Uang tunai sebanyak Rp. 324 juta yang di simpan di dalam mobil untuk keperluan membangun jalan di Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, raip digondol maling.
Uang yang merupakan dana Desa tersebut diambil komplotan maling saat bendahara dan tim pengelola keuangan Desa Cibodas, selaku penanggung jawab, tengah mengganti ban.
Saat tiba di lokasi proyek, mereka meninggalkan mobil dan dalam dua menit kaca depan di sebelah kanan pecah, mengakibatkan uang dan laptop pemerintah desa hilang.
Sekretaris Desa Cibodas, Egi Burhan, menjelaskan bahwa uang tersebut seharusnya digunakan untuk pembayaran proyek pembangunan infrastruktur.
"Meski tidak menyaksikan langsung, masyarakat melaporkan adanya delapan pelaku yang menggunakan empat sepeda motor," ujar Egi, dikutip Jumat (28/6/2024).
Pihak pemerintah desa telah melaporkan insiden ini kepada polisi, dan Kapolsek Rumpin AKBP Sumijo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan akan menindaklanjuti kasus ini.
"Kepala desa, bendahara, dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, patungan untuk mengganti dana desa senilai Rp 324 juta yang dicuri tersebut," ungkapnya.
Dalam menyoroti kasus tersebut, nampaknya masyarakat dan netizen sedikit menaruh curiga. Mereka melihat hal itu sebagai setingan aparat untuk mengambil keuntungan.
"Serius kemalingan atau orangnya sendiri yang ngambil. Bisa-bisanya maling tau ada uang di mobil," ujar salah satu akun Instagram rony.hermanto.99.
Sementara akun adyseptian mengatakan, uang ganti rugi tersebut diduga nantinya untuk dibagi-bagi sesama aparat.
"Kapolsek plus anak buah 50 juta. Perampok 2 jutaan, jadi 16 juta. Ganti kaca mobil 2,5 juta. Sisa 250 juta dibagi-bagi perangkat Desa. Itu Dana iuran buat ganti uangnya ya, bukan Dana yang di tilep," ungkapnya. (Ihy)