Sorottajam.com - Partai Golkar (Partai Golongan Karya) adalah salah satu partai politik terbesar dan tertua di Indonesia. Berikut adalah ringkasan sejarah Partai Golkar:
1. Pembentukan dan Awal Mula (1964-1971)
Tahun 1964, Golongan Karya (Golkar) dibentuk pada tanggal 20 Oktober 1964 oleh Angkatan Darat Indonesia untuk melawan pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang semakin kuat pada masa itu.
Lalu Tahun 1966 Setelah Orde Lama tumbang dan Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto mengambil alih, Golkar menjadi salah satu alat utama Orde Baru untuk mempertahankan kekuasaan.
Golkar tidak diakui sebagai partai politik murni, tetapi sebagai gabungan dari berbagai golongan dan kelompok masyarakat (karya) yang mendukung Orde Baru.
2. Masa Dominasi Orde Baru (1971-1998)
Pemilu 1971. Golkar pertama kali mengikuti Pemilu pada tahun 1971 dan berhasil memenangkan suara mayoritas, mengalahkan partai-partai lainnya. Ini menandai awal dominasi Golkar dalam politik Indonesia selama era Orde Baru.
Kemenangan Beruntun. Selama era Orde Baru, Golkar memenangkan semua pemilihan umum (Pemilu 1977, 1982, 1987, 1992, 1997) dengan dukungan penuh dari pemerintahan Soeharto, militer, dan birokrasi.
Kedekatan dengan Soeharto. Golkar menjadi sangat erat dengan Soeharto, yang menggunakan Golkar sebagai alat politik untuk mengontrol Indonesia. Golkar juga mendapat dukungan penuh dari militer dan birokrasi.
3. Reformasi dan Pasca-Soeharto (1998-sekarang)
1998, Setelah jatuhnya Soeharto akibat krisis ekonomi dan tekanan reformasi, Golkar menghadapi tantangan besar. Meskipun begitu, partai ini tetap eksis dan berhasil melakukan transformasi untuk bertahan dalam era Reformasi.
Pemilu 1999, Golkar berpartisipasi dalam Pemilu pertama pasca-Soeharto dan berhasil memperoleh peringkat kedua, setelah PDIP.
Pemilu 2004, Golkar memenangkan suara terbanyak di Pemilu 2004 dan berhasil mempertahankan pengaruh politiknya dengan mengusung Jusuf Kalla sebagai wakil presiden dalam kabinet SBY.
Pemilu 2009 dan Selanjutnya, meskipun perolehan suara Golkar menurun dalam Pemilu 2009 dan 2014, partai ini tetap menjadi salah satu kekuatan politik utama di Indonesia, berperan sebagai partai koalisi dalam berbagai pemerintahan.
4. Golkar Saat Ini
Golkar terus memainkan peran penting dalam politik Indonesia, baik sebagai partai pemerintah maupun oposisi. Partai ini sering terlibat dalam koalisi pemerintahan dan memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan politik nasional.
Partai Golkar merupakan contoh bagaimana sebuah organisasi politik dapat beradaptasi dan bertahan dalam berbagai perubahan politik yang signifikan, dari era otoritarian Orde Baru hingga era demokrasi saat ini. (Ihy)