IMG-LOGO
Tips & Edukasi

Cekukan pada Bayi, Apakah Fenomena Umum yang Tidak Perlu Dikhawatirkan?

by Admin - 02 Jan 2025 5 Views
IMG

Sorottajam.com - Cekukan pada bayi kerap membuat orang tua khawatir, tetapi sebenarnya ini adalah fenomena normal yang sering terjadi pada bayi baru lahir hingga usia satu tahun.

Banyak orang tua yang panik ketika bayi mereka mengalami cekukan, terutama karena suara "hik" yang muncul secara tiba-tiba. Namun, para ahli menyebutkan bahwa cekukan adalah proses alami yang biasanya tidak membahayakan.

Cekukan terjadi akibat kontraksi diafragma yang tiba-tiba dan disertai penutupan pita suara. Ini sering dipicu oleh beberapa faktor seperti bayi yang menyusu terlalu cepat, menelan udara, atau perubahan suhu mendadak.

Pada dasarnya, cekukan adalah hal normal yang tidak perlu dikhawatirkan. Sistem pencernaan dan saraf bayi yang masih berkembang menjadi salah satu alasan utama terjadinya cekukan.

Cara Mengatasi Cekukan

Jika bayi mengalami cekukan, orang tua bisa mencoba beberapa langkah sederhana:

1. Memberikan ASI atau susu formula untuk membantu bayi rileks.

2. Menggendong bayi dalam posisi tegak agar udara yang terperangkap dapat keluar.

3. Menepuk lembut punggung bayi untuk membantu meredakan cekukan.

Selain itu, cekukan juga bisa dicegah dengan memberi makan bayi secara perlahan dan memastikan bayi bersendawa setelah menyusu.

Kapan Harus Waspada?

Meskipun cekukan umumnya tidak berbahaya, orang tua disarankan berkonsultasi dengan dokter jika cekukan terjadi sangat sering, berlangsung lama (lebih dari beberapa jam), atau disertai gejala lain seperti muntah berlebihan atau bayi tampak tidak nyaman.

Jika cekukan terjadi secara terus-menerus atau ada gejala lain yang mengganggu, ini bisa jadi tanda adanya masalah seperti refluks asam lambung (GERD).

Dengan memahami fenomena ini, diharapkan orang tua tidak perlu cemas berlebihan dan dapat mengambil langkah tepat untuk mengatasi cekukan pada bayi mereka. (Ihy)

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected