Sorottajam.com - Ikan salmon, yang sering dikonsumsi dalam bentuk mentah pada hidangan sushi dan sashimi, ternyata rentan terhadap parasit.
Salah satu parasit yang umum ditemukan dalam ikan ini adalah Anisakis, cacing kecil yang dapat menyebabkan infeksi serius pada manusia.
Menurut ahli kesehatan, parasit ini lebih sering ditemukan pada salmon liar dibandingkan dengan salmon yang dibudidayakan. Ikan salmon liar berisiko lebih tinggi karena hidup di lautan terbuka, di mana mereka lebih mungkin terpapar parasit.
Infeksi Anisakis, yang disebut anisakiasis, dapat menyebabkan gejala seperti sakit perut, mual, muntah, dan dalam kasus yang lebih serius, bisa memerlukan tindakan medis untuk mengeluarkan cacing tersebut dari saluran pencernaan.
Namun, risiko ini bisa diminimalisir dengan perlakuan yang tepat. Salmon yang dimakan mentah sebaiknya dibekukan terlebih dahulu pada suhu tertentu untuk membunuh parasit. Di restoran yang berkualitas, langkah ini sudah menjadi prosedur standar.
Bagi yang ingin menghindari risiko sepenuhnya, disarankan untuk memasak salmon hingga matang. Memasak ikan ini dengan suhu yang cukup efektif membunuh parasit yang mungkin ada.
Meskipun demikian, penggemar hidangan sushi tak perlu khawatir selama mereka memastikan ikan yang dikonsumsi telah melalui proses pembekuan yang tepat.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah memberikan panduan keamanan konsumsi ikan mentah. Konsumen dihimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih tempat makan dan memastikan penanganan ikan yang mereka konsumsi dilakukan secara higienis.
Meski begitu, walaupun salmon mentah rentan terkena parasit, dengan penanganan yang tepat, risiko infeksi dapat diminimalkan. Konsumen diharapkan untuk lebih teliti dan mengutamakan keamanan makanan saat menikmati hidangan berbasis ikan mentah. (Ihy)