Sorottajam.com - Di balik penampilannya yang lucu dan menggemaskan, platipus menyimpan rahasia yang mengejutkan, yaitu hewan ini berbisa.
Platipus jantan memiliki taji kecil di bagian kaki belakang yang dapat menyuntikkan racun ke musuhnya, kemampuan langka yang hampir tidak dimiliki mamalia lain di dunia.
Racun tersebut tidak mematikan bagi manusia, namun dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat dan berkepanjangan, bahkan hingga berminggu-minggu.
Baca Juga: Mengapa Buaya Tidak Memangsa Kapibara?
Para ilmuwan menyebut rasa sakit dari racun platipus ini tidak tertahankan dan tidak bisa diredakan oleh morfin.
Hewan semi-akuatik asal Australia ini tergolong monotremata, kelompok mamalia langka yang bertelur.
Dengan paruh seperti bebek, ekor seperti berang-berang, dan kaki berselaput, platipus sudah lama menjadi ikon keanehan alam.
Meski begitu, platipus bukanlah hewan yang agresif. Mereka hanya menggunakan racunnya untuk mempertahankan diri atau saat musim kawin.
Baca Juga: Jenis-jenis Ikan Kerapu dan Harganya, Ada yang Tembus Hingga Rp 700 Ribu per Kilogram
Namun fakta bahwa mamalia sekecil itu dapat menyuntikkan racun tetap menjadi misteri evolusi yang menakjubkan.
Peneliti terus mempelajari senyawa dalam racun platipus yang bisa saja berguna bagi dunia medis, mulai dari penghilang rasa sakit alternatif hingga pemahaman baru tentang evolusi racun pada hewan bertulang belakang. (Ihy)