Sorottajam.com - Bayi yang baru lahir sering kali disarankan untuk dijemur di bawah sinar matahari pagi oleh dokter maupun bidan.
Praktik ini ternyata memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, terutama bagi bayi yang masih dalam masa adaptasi kehidupan di luar rahim.
Mencegah Bayi Kuning
Salah satu alasan utama bayi dijemur adalah untuk membantu menurunkan kadar bilirubin dalam darah. Bayi baru lahir sering mengalami kondisi yang disebut ikterus neonatal atau kuning pada bayi.
Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar bilirubin, pigmen kuning yang terbentuk dari pemecahan sel darah merah. Sinar matahari pagi membantu memecah bilirubin sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh melalui urin atau feses.
Mendukung Pertumbuhan Tulang
Sinar matahari pagi juga membantu tubuh bayi memproduksi vitamin D secara alami. Vitamin ini penting untuk penyerapan kalsium dan fosfor, yang mendukung pertumbuhan tulang bayi agar lebih kuat.
Panduan Menjemur Bayi
Para ahli merekomendasikan agar bayi dijemur pada pukul 07.00-09.00 pagi selama 5-15 menit. Sinar matahari pada jam tersebut aman dan kaya akan sinar ultraviolet B (UVB) yang dibutuhkan tubuh. Orang tua disarankan memastikan kulit bayi terkena sinar matahari langsung, tetapi tetap melindungi mata dan kepala bayi.
Perhatian untuk Orang Tua
Meski bermanfaat, menjemur bayi tidak boleh dilakukan sembarangan. Hindari menjemur bayi di bawah terik matahari siang karena dapat menyebabkan iritasi kulit atau dehidrasi. Jika bayi terlihat kuning berlebihan atau lesu, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, praktik menjemur bayi dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mereka di masa awal kehidupan. (Ihy)