Sorottajam.com - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan fakta menarik terkait pertumbuhan tanduk rusa yang menunjukkan kemiripan dengan proses pertumbuhan kanker.
Tanduk rusa, yang dikenal sebagai salah satu jaringan yang tumbuh paling cepat di dunia hewan, memiliki karakteristik unik yang menyerupai perkembangan tumor.
Menurut penelitian, tanduk rusa yang terbuat dari tulang solid ini tumbuh kembali setiap tahun setelah merontokkan tanduk lama mereka.
Selama proses pertumbuhan, tanduk ini ditutupi oleh lapisan kulit yang disebut "velvet", yang berfungsi untuk menyediakan nutrisi dan oksigen melalui pembuluh darah yang baru terbentuk.
Fenomena ini disebut sebagai angiogenesis, suatu proses yang juga ditemukan dalam pertumbuhan tumor kanker, di mana sel-sel kanker merangsang pembentukan pembuluh darah baru untuk mendukung pertumbuhannya yang cepat.
Meskipun ada kemiripan dalam mekanisme pertumbuhan, tanduk rusa tidak dianggap sebagai kanker. Tanduk rusa merupakan jaringan normal yang tumbuh secara teratur dan memainkan peran penting dalam kehidupan rusa, terutama selama musim kawin. Di sisi lain, kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak terkendali yang bisa berbahaya bagi kehidupan organisme.
Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam pemahaman kita tentang biologi pertumbuhan dan bisa membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut dalam bidang onkologi.
Para peneliti berharap bahwa dengan mempelajari mekanisme pertumbuhan tanduk rusa, mereka dapat menemukan cara baru untuk mengatasi pertumbuhan tumor pada manusia. (Ihy)