Sorottajam.com - Selain menyakitkan, gigi yang mengalami nyeri akibat berlubang juga terkadang membuat penderita sakit kepala, bahkan sampai bisa membuat jantung berdebar kencang.
Mayoritas masyarakat di dunia ini mengalami sakit gigi. Hal itu bisa disebabkan karena gigi berlubang, atau penumbuhan gigi yang tidak wajar.
Dilansir dari siloamhospitals.com, gigi berlubang disebabkan oleh tumpukan plak yang menempel di gigi. Plak tersebut berasal dari sisa-sisa makanan yang mengandung pati dan gula.
Apabila tidak rutin dibersihkan, plak tersebut akan diubah menjadi asam oleh bakteri di dalam mulut. Maka bakteri itu akan membuat gigi rapuh dan berlubang.
Namun untuk mencegah sakit gigi yang berkelanjutan, penderita bisa mencari obat-obatan peredam nyeri. Berikut rangkuman obat sakit gigi:
1. Paracetamol
Siapa yang tak tahu Paracetamol. Obat sejuta umat ini bisa digunakan untuk meredam nyeri akibat sakit gigi. Namun jika sakit gigi sudah sangat nyeri disarankan untuk meminum
2. Asam Mefenamat
Perlu diketahui, Asam Mefenamat mempunyai banyak nama. Obat tersebut bisa diperoleh di warung klontong dengan nama Ponstan.
3. Natrium Diklofenak
Obat ini termasuk golongan obat nyeri. Dapat digunakan untuk mengatasi segala nyeri termasuk sakit gigi. Namun obat bisa diperoleh hanya di apotek tanpa resep dokter.
4. Kalium Diklofenak
Obat ini masih satu golongan dengan Natrium Diklofenak. Obat ini memiliki dosis 25 dan 50 ml. Dapat digunakan untuk mengatasi nyeri seperti nyeri sendi, tulang, keram, dan sakit gigi. Obat ini dapat diperoleh di apotek terdekat.
5. Tramadol
Obat ini masuk dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Obat ini memiliki anti nyeri yang kuat.
Biasanya obat ini digunakan pada nyeri-nyeri pasca operasi, patah tulang, dan juga operasi bedah mulut.
Dan harus ditekankan bahwa obat ini hanya dapat diperoleh menggunakan resep dokter agar tidak terjadi penyalahgunaan obat. (Ita)