Sorottajam.com - GERD, atau Gastroesophageal Reflux Disease, adalah kondisi medis di mana asam lambung secara kronis naik kembali ke kerongkongan. Ini terjadi ketika katup di bagian bawah kerongkongan, yang disebut sfingter esofagus bawah, tidak menutup dengan benar.
Gejala umum GERD meliputi mulas (heartburn), regurgitasi asam, nyeri dada, kesulitan menelan, dan batuk kronis. Pengobatan GERD bisa melibatkan perubahan gaya hidup, obat-obatan, atau dalam kasus yang parah, pembedahan.
GERD disebabkan oleh melemahnya sfingter esofagus bawah (LES), yang seharusnya menutup untuk mencegah asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan atau memperburuk GERD meliputi:
Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat memicu atau memperburuk gejala GERD. Makanan ini biasanya mengandung bahan yang dapat merangsang produksi asam lambung atau melemahkan sfingter esofagus bawah. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Makanan Berlemak Tinggi
Gorengan, daging berlemak, dan produk susu berlemak tinggi.
2. Makanan Pedas
Cabai, saus pedas, dan bumbu pedas lainnya.
3. Buah dan Jus Asam
Jeruk, lemon, grapefruit, dan tomat.
4. Cokelat
Mengandung methylxanthine yang dapat melemahkan LES.
5. Kafein
Kopi, teh, dan minuman berenergi.
6. Minuman Berkarbonasi
Soda dan minuman bersoda lainnya.
7. Alkohol
Semua jenis minuman beralkohol.
8. Bawang dan Bawang Putih
Dapat menyebabkan iritasi pada lapisan esofagus.
9. Mint
Peppermint dan spearmint dapat melemahkan LES.
10. Makanan Olahan
Makanan yang tinggi garam dan pengawet.
Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan dan minuman ini dapat membantu mengelola dan mengurangi gejala GERD.
Namun, jika sudah terbiasa dengan makanan di atas tersebut, lebih baik dikurangi jika tidak bisa dihindari. (Ihy)