Sorottajam.com - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP/Perkimta) Kota Tangerang Selatan mempercepat pembenahan infrastruktur lingkungan untuk meningkatkan kenyamanan dan akses mobilitas warga.
Salah satunya melalui proyek Peningkatan Jalan Lingkungan di RT 03 RW 06, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, tepatnya di area depan gerbang SMAN 11 Tangerang Selatan.
Proyek pengaspalan tersebut menggunakan aspal jenis Hot Roller Sheet (HRS) dari Plant AJK dan dikerjakan oleh PT Labdagati Adhirajasa Konstruksi sebagai kontraktor pelaksana.
Meski dalam papan proyek tercantum waktu pelaksanaan selama 30 hari kalender, pekerjaan pengaspalan di lokasi tersebut berhasil dirampungkan hanya dalam satu malam.
Penanggung jawab lapangan dari pihak pelaksana, Ajis, menjelaskan pekerjaan tersebut kepada wartawan pada Rabu (9/9/2026), setelah pemasangan papan proyek resmi di lokasi.
Berdasarkan data pada papan proyek dan penelusuran Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tangerang Selatan, proyek ini memiliki Kode Paket 11020172000 dengan Nomor Kontrak 624/JL.II/CPT-018/SPK-UPTD Wil. II/APBD/DPRKPP.TS/VIII/2026.
Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD Tahun 2026 dengan nilai pagu Rp100 juta. Sementara nilai kontraknya sebesar Rp99.650.046 dan dilaksanakan melalui metode Pengadaan Langsung.

Namun, terdapat perbedaan antara lokasi yang tercantum dalam papan proyek dengan titik pengaspalan di lapangan. Papan proyek menyebut pekerjaan berada di Jalan Sumatera Kp. Rawalele, depan Mushola Al-Jihad, RT 03 RW 06. Sementara pengaspalan dilakukan di area pelataran depan gerbang SMAN 11 Tangsel.
Ajis menjelaskan, penentuan titik pekerjaan telah disesuaikan dengan hasil perencanaan teknis dan koordinat yang ditetapkan dinas. Lokasi pengaspalan juga masih berada dalam wilayah RT yang sama.
“Karena saat perencanaan itu masuknya di depan pelataran SMAN 11 dan sebagian Gang Rambutan di sebelah kanan gerbang depan SMAN 11 itu masih masuk wilayah RT 03 juga. Makanya dilakukan di lokasi ini, sudah sesuai dengan perencanaan titik koordinat,” kata Ajis.
Dia juga menjelaskan alasan area tepat di depan Mushola Al-Jihad belum dilakukan pengaspalan. Menurutnya, lokasi tersebut baru selesai digunakan untuk pekerjaan pembangunan saluran drainase lingkungan sehingga kondisi tanah belum siap menerima lapisan aspal.
“Di depan Mushola Al-Jihad itu baru saja rampung pekerjaan saluran drainase lingkungan. Struktur tanahnya saat ini belum diratakan dan belum di-leveling. Kondisinya masih hancur banget, jadi tidak memungkinkan untuk langsung diaspal,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pengerasan menggunakan batu koral terlebih dahulu, Ajis mengatakan kondisi permukaan tanah yang cukup dalam menjadi kendala.
“Ketinggiannya dalam pak kalau pakai koral,” katanya.
Sementara itu, area di luar gerbang SMAN 11 Tangsel yang kini telah mulus diaspal sebelumnya juga telah mendapatkan penataan drainase lingkungan.
Saluran tersebut dibangun menggunakan material uditch beton pracetak. Pengaspalan kemudian menjadi bagian lanjutan dari penataan kawasan tersebut.
Dengan selesainya pekerjaan pengaspalan, akses di sekitar SMAN 11 Tangsel kini menjadi lebih rapi dan nyaman dilalui. Penataan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi debu dan genangan air di sekitar kawasan sekolah, sekaligus mendukung aktivitas warga dan para siswa.